+62 811 8888 9378
Rute MRT Kembangan-Balaraja, Ini Daftar Stasiunnya
Pengembangan transportasi publik terus dilakukan melalui proyek MRT Kembangan-Balaraja yang akan menghubungkan Jakarta Barat hingga Balaraja, Tangerang. Jalur dengan 15 stasiun ini dirancang untuk meningkatkan mobilitas warga dan memperluas akses transportasi massal di kawasan yang dilalui. Artikel ini membahas daftar stasiun dan rute proyek tersebut.
Seberapa Jauh MRT Kembangan-Balaraja Akan Menjangkau?
Proyek MRT Kembangan-Balaraja merupakan bagian dari MRT Lintas Timur-Barat Fase 2 yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Jalur ini direncanakan membentang sekitar 30 kilometer, menghubungkan Kembangan di Jakarta Barat hingga Balaraja di Kabupaten Tangerang. Seluruh jalurnya dibangun dengan konstruksi melayang (elevated), lengkap dengan satu depo di Balaraja.
Proyek ini resmi memasuki tahap kajian awal pada Februari 2026, ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT MRT Jakarta dan sejumlah pengembang swasta di Balai Kota DKI Jakarta. Kajian mencakup tiga aspek utama, yaitu kelembagaan, keuangan, dan teknis.
Pembangunan fisik diperkirakan baru bisa dimulai setelah proses kajian selesai, dengan target penyelesaian yang masih dalam perencanaan bersama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi Banten, dan PT MRT Jakarta.
Daftar Lengkap 15 Stasiun MRT Kembangan-Balaraja
Berikut ini daftar 15 stasiun usulan trase MRT East-West Fase 2 rute Kembangan-Balaraja berdasarkan informasi resmi dari PT MRT Jakarta.
Stasiun di Wilayah Jakarta Barat
Jalur ini dimulai dari Kembangan sebagai titik awal di Jakarta Barat, yaitu Kembangan. Titik awal sekaligus stasiun penghubung ke jalur MRT Lintas Timur-Barat yang sudah ada.
Stasiun di Wilayah Kota Tangerang
Dari Kembangan, jalur langsung masuk ke wilayah Kota Tangerang:
- Karang Tengah
- Hasyim Asyari
- Panunggangan
- Kunciran
- Kebon Nanas
Stasiun di Wilayah Kabupaten Tangerang
Dari Kota Tangerang, jalur berlanjut masuk ke wilayah Kabupaten Tangerang hingga ujung di Balaraja:
- Kelapa Dua
- Bencongan
- Binong
- Kadu
- Bundar
- Otonom
- Pasir Gadung
- Cibadak
- Balaraja – titik akhir jalur, dilengkapi depo kereta
Stasiun Kembangan nantinya akan berfungsi sebagai titik sambung dengan jalur MRT Lintas Timur-Barat Fase 1 dari arah Tomang, sehingga penumpang bisa berpindah jalur tanpa harus keluar stasiun.
Peta Rute MRT Kembangan-Balaraja dan Kawasan Strategis yang Dilaluinya
Secara keseluruhan, rute ini melintas dari timur ke barat, menghubungkan Jakarta Barat dengan wilayah Tangerang Raya. Sepanjang koridor ini, ada beberapa kawasan strategis yang akan terdampak langsung.
Kawasan yang Dilintasi
- Jakarta Barat (Kembangan): Pintu masuk dari arah Jakarta, terhubung dengan jaringan MRT yang sudah beroperasi
- Kota Tangerang: Jalur melewati kawasan padat seperti Karang Tengah, Hasyim Asyari, dan Kunciran, yang selama ini dikenal sebagai titik kemacetan warga komuter
- Kabupaten Tangerang: Wilayah yang selama ini belum terjangkau transportasi massal, mulai dari Kelapa Dua hingga Balaraja
Koneksi dengan Moda Transportasi Lain
MRT Kembangan-Balaraja dirancang untuk terkoneksi dengan MRT Lintas Timur-Barat di Stasiun Kembangan. Ke depan, ini akan memudahkan perjalanan warga Banten yang setiap hari bekerja di Jakarta, tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi yang berkontribusi pada kemacetan di jam sibuk.
Green Bestari Park: Hunian Strategis di Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Salah satu kawasan yang diuntungkan oleh proyek ini adalah Green Bestari Park, hunian modern terpadu seluas 51 hektar yang berlokasi di kawasan Balaraja, Tangerang.
Lokasi dan Kedekatan dengan Stasiun MRT
Green Bestari Park berada sangat dekat dengan titik akhir jalur MRT Kembangan-Balaraja, yaitu Stasiun Balaraja. Selain itu, kawasan ini juga unggul dari sisi aksesibilitas:
- 1 menit menuju Exit Tol Balaraja Timur
- 25 menit menuju Serpong
- 45 menit menuju Bandara Soekarno-Hatta
Dengan beroperasinya MRT Kembangan-Balaraja, akses dari kawasan ini menuju pusat Jakarta akan semakin mudah dan efisien.
Keunggulan sebagai Hunian di Koridor MRT
Green Bestari Park dikembangkan oleh Inti Mitbana, hasil kolaborasi antara Mitbana (joint venture antara Mitsubishi Corporation Jepang dan Surbana Jurong Singapura) dengan Intiland Indonesia. Kawasan ini menawarkan konsep hunian lengkap dengan berbagai fasilitas di sekitarnya, mulai dari pusat perbelanjaan seperti Tangcity Mall dan Summarecon Mall Serpong, institusi pendidikan seperti Al Azhar Syifa Budi dan Universitas Pelita Harapan, hingga fasilitas kesehatan seperti RS Mayapada dan RS Siloam.
Potensi Investasi
Kehadiran jalur MRT di depan kawasan ini memberikan nilai tambah yang nyata. Pengalaman dari jalur MRT yang sudah beroperasi di Jakarta menunjukkan bahwa kawasan di sekitar stasiun cenderung mengalami kenaikan nilai properti seiring meningkatnya permintaan. Green Bestari Park, yang sudah memiliki aksesibilitas tol yang baik, berpotensi semakin diminati seiring perkembangan proyek MRT Kembangan-Balaraja ke depannya.
Kesimpulan
MRT Kembangan-Balaraja adalah proyek transportasi besar yang akan mengubah konektivitas antara Jakarta Barat dan Tangerang. Dengan 15 stasiun sepanjang sekitar 30 kilometer, jalur ini akan menjadi tulang punggung mobilitas warga di koridor barat metropolitan Jakarta.
Bagi yang mencari hunian strategis di sepanjang rute ini, Green Bestari Park menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan, baik untuk ditinggali maupun sebagai investasi jangka panjang. Untuk informasi lebih lanjut mengenai hunian di kawasan ini, kunjungi greenbestaripark.co.id atau hubungi tim pemasaran Green Bestari Park.









